PRINSIP-PRINSIP KONSELING
1.
konseling
berpusat pada person difokuskan pada tanggung jawab dan kesanggupan klien untuk
menemukan cara-cara menghadapi kenyataan secara lebih sempurna.
2.
menekankan
pada dunia fenomenal klien, dengan jalan memberi empati dan perhatian
terutama pada persepsi klien dan persepsinya terhadap dunia.
3.
konseling
ini dapat diteraapkan pada individu yang dalam kategori normal maupun
yang mengalami derajad penyimpangan psikologis yang lebih berat.
4.
konseling
merupakan salah satu contoh hubungan pribadi yang konstruktuf.
5.
konselor
perlu menunjukkan sikap-sikap tertentu untuk menciptakan hubunganterapeutik
yang efektif kepada klien.
Job Description dan
Job Specification
Job Description adalah gambaran mengenai hakekat suatu
pekerjaan, yang mencakup beberapa aspek, antara lain:
- Filosofi;
menyangkut kebutuhan dan kepentingan
- Form
(bentuk pekerjaan); profet/non-profet
- Keterikatan
(interaksi) kerja, yang secara sistemik memuat tentang:
a. Kewenangan
b. Tanggung
jawab
c. Pola
hubungan/garis kebijakan
Job Specification adalah rincian mengenai aspek logistik
kerja suatu organisasi, yang mencakup beberapa aspek, antara lain:
- Rincian
Kerja; a. Biaya: produksi dan gaji
b. Waktu; kerja dan program jangka panjang
c. Tenaga; posisi dan jumlah person
- Style
Person; a. Bakat
b. Minat
c. Keterampilan
d. Keahlian
- Standart
Pencapaian (target):
- Normatif: -
Minimal - Normal - Maksimal
- Waktu: - Pendek
- Sedang - Panjang
2. Proses Berfikir
a. Menentukan Pengertian
Untuk memperoleh pengertian ada bermacam-macam
cara, yaitu:
1) Pengertian
yang diperoleh dengan tidak sengaja yang sering pula disebut pengertian
pengalaman. Yang dimaksud pengertian pengalaman disini ialah pengertian yang
pada umumnya diperoleh denga secara tidak sengaja, diperoleh dengan melalui
pengalaman-penagalaman. Misalnya pengertian anak-anak pada umumnya diperoleh
dengan tidak disengaja. Proses memperolehnya merupakan proses generalisasi
yaitu proses memebikin umum kemudian atas perkembangan daya fikirnya timbul
diferensiasi yaitu proses membedakan satu dengan yang lain.
2) Pengertian
yang diperoleh dengan sengaja yaitu, pengertian yang mememang disengaja
diperoleh, kadang-kadang juga disebut pengertian ilmiah. Pengertian ini
dibentuk dengan penuh kesadaran. Prosedur memperolehnya pun berbeda dengan
prosedur dengan tidak disengaja. Prosedurnya melalui beerapa tingkatan
(misalnya untuk mendapatkan pengertian tentang gas) yaitu :
a) tingkat
menganalisis, pada tingkat/taraf ini orang mengantarkan analisis terhadap
bermacam-macam gas. Masing-masing diselidiki difat-sifatnya dengan seksama dan
dicatat dengan seksama
b) tingkat
mengadakan komparasi, setelah sifat masing-masing gas didapatkan maka
sifat-sifat tersebut dikomparasikan satu dengan yang lain, dicari sifat-sifat
yang umum dan sifat-sifat yang khusus
c) tingkat
mengadakan abstraksi , pada tingkat ini sifat-sifat yang tidak sama
dikesampingkan dan sifat-sifat yang bersamaan dijadikan satu, hingga
tiggal sifat-sifat yang bersamaan saja.
d) Tingkat
kesimpulan, dalam menarik kesimpulan orang memberikan pengertian atau batasan.
b. Pembentukan Pendapat
Kegiatan jiwa yang lain dalam berfikir adalah pembentukan
pendapat. Pendapat adalah hasil pekerjaan fikir meletakkan hubungan antara
tanggapan yang satu dengan yang lain, antara pengertian satu dengan yang lain
yang dinyatakan dalam suatu kalimat
1) Proses
pembentukan pendapat
a) menyadari
adanya tanggapan/pengertian karena tidak mungkin kita membentuk pendapat tanpa
pengertian atau tanggapan
b) menguraikan
tanggapan/pengertian misalnya: kepada seorang anak kita berikan sepotong karton
kuning berbentuk persegi empat. Dari tanggapan yang majemuk itu (sepotong,
karton, kuning, persegi, empat) dianalisa kalau anak tersebut ditanya, apakah
yang kamu terima, mungkin jawabanya hanya “karton kuning”. Karton kuning adalah
suatu pendapat.
c) Menentuakn
hubungan logis antara bagian-bagian setelah sifat-sifat dinalisa, berbagai
sifat dipisahkan tinggal dua pengertian saja yang kemudian satu sama lain
dihubungkan. Beerapa pengertian yang dibentuk menjadi suatu pendapat yang
diperhubungan dengan sembarangan tidak akan menghasilkan suatu hubungan logis
dan tidak dapat dinyatakan dalam suatu kalimat yang benar
2) Macam-macam
pendapat
a) yaitu
kalau dalam rangkaian kata-kata terdiri dari dua pengertian yang dirangkumkan
menjadi suatu kalimat. Misalnya rumah itu besar.
b) Pendapat
majemuk, yaitu kalau dalam suatu rangkaian kata-kata terdiri dari dua
pengertian yang dirangkumkan menjadi beberapa pendapat, misalnya: rumah itu
besar dan sekarang akan dibongkar.
c. Penarikan Kesimpulan
Tujuan dari berfikir ialah mencari pemecahan masalah yang
dihadapi berdasarkan atas data yang ada maka ditariklah kesimpulan sebagai
pendapat yang akhir atas dasar data atau pendapat-pendapat yang mendahului.
Dalam menarik kesimpulan orang dapat dengan bermacam-macam cara yaitu:
a) kesimpulan
berdasarkan analogi
b) kesimpulan
yang ditarik dengan dasar induktif
c) kesimpulan
yang ditarik atas dasar deduktif, salah satu caranya adalah dengan silogisme.
Dalam silogisme terdapat adanya premis mayor dan premis minor dan kesimpulan.
3. Fungsi Berfikir
a)Pemecahan Masalah
Dalam mencari pemecahan permasalahan terhadap
suatu masalah itu terdapat kaidah atau aturan (rules) yang akan membawa
seseorang kepada pemecahan maslah tersebut. Sebenarnya banyak sekali aturan
atau kaidan, namun ada 2 hal yang sangat pokok, yaitu:
1) Kaidah
algoritma. Algoritma merupakan suatu perangkat aturan dan apabila aturan ini
diikuti dengan benar maka akan ada jaminan adanya pemecahan terhadap masalahnya
2) Kaidah
horistik. Horistik merupakan suatu aturan untuk menghadapi masalah dengan cara
dianalisis atau dipecah-pecah menjadi masalah-masalah yang lebih kecil,
masing-masing mengara kepada pemecahannya
b) Pengambilan
Kesimpulan/Keputusan
1) Kesimpulan
ditarik atas dasar analogi, yaitu kesimpulan yang ditarik atas dasar adanya
kesamaan dari suatu keadaan atau peristiwa dengan keadaan/peristiwa lain
2) Kesimpulan
ditarik atas dasar cara induktif, yaitu kesimpulan yang ditarik dari peristiwa
khusus menuju ke hal yang bersifat umum
3) Kesimpulan
yang ditarik atas dasar cara deduktif yaitu kesimpulan yang bersifat khusus
atau peristiwa
c) Berfikir Kreatif
Dalam masalah berfikir kreatif (creative thinkiang) orang akan
dapat menemukan sesuatu hal baru, yang sebelumnya mungkin belum pernah ia
dapatkan. Dengan berfikir kreatif orang dapat menciptakan sesuatu hal yang baru
tersebut, secara tiba-tiba, ini berkaitan denga insight.
Dalam berfikir kreatif aga beberapa tingkatan atau stages sampai
seseoran itu memperoleh sesuatu hal yang baru atau pemecahan masalah.
Tingkatan-tingkatan itu ialah:
1) Persiapan
(preparation)
2) Tingkat
inkubasi
3) Tingkat
evaluasi
4) Tingkat
revisi
Orang yang berpikir kreatif itu mempunyai beberapa macam sifat
mengenai pribadinya yang merupakan original person, yaitu :
1) Memilih
fenomena atau keadaan yang kompleks
2) Mempunyao
psikodinamika yang kompleks, dan mempunyai skope pribadi yang luas
3) Dalam
judgmentnya lebih mandiri
4) Dominan
dan lebih besar (more self-assertive)
5) Menolak
suppression sebagai mekanisme kontrol.
Keluarkan Potensi Anda
Sudah mengetahui bakat yang dimiliki?
Mulailah Anda mengembangkannya. Namun jika belum tahu apa bakat yang dimiliki,
belum terlambat untuk mengetahuinya. Anda hanya butuh empat kunci berikut untuk
mengeluarkan potesi Anda yang sesungguhnya.
1. Keahlian
Pernahkah Anda mempelajari sesuatu
yang benar-benar baru dan ternyata Anda dapat menguasainya dengan mudah? Atau
mengerjakan sesuatu lebih cepat dari rekan lain? Bisa jadi, itulah bakat yang
sedang memanggil, menunggu Anda melepaskan dan mengembangkannya.
Jika Anda dengan mudah bisa
menyelesaikan sebuah perhitungan saat orang lain menyumpahi kalkulator, itu
artinya bakat Anda sebagai seorang akuntan atau banker sedang berusaha muncul
dan menyapa Anda. Nah, pikirkanlah hal-hal yang begitu mudah bagi Anda tetapi
tidak bagi teman-teman. Kemudian, perhatikan bakat apa yang tengah bekerja pada
diri Anda.
2. Ketertarikan
Cara lain menemukan bakat adalah
dengan memikirkan hal-hal yang begitu Anda inginkan. Seringkali hal-hal yang
menarik perhatian selalu berkaitan dengan kemampuan alami atau bakat. lni
merupakan suatu pola konsisten dalam hidup dan bukan sekadar cara menghabiskan
waktu alias hobi semata.
Nah, coba pikirkan apa yang paling
Anda ingin lakukan seharian? Menonton film? Melatih hewan? Menata barang?
Memainkan alat musik? Atau membaca buku? Sesuatu itu tidak harus yang menjadi
ambisi Anda, meski ambisi merupakan petunjuk kuat adanya bakat yang tengah
bekerja.
Jika Anda seorang pembaca yang tekun
atau rajin menulis di blog, bisa jadi bakat tersembunyi Anda adalah menulis.
Atau bisa saja ketertarikan pada buku membawa Anda pada karier kepustakaan,
penerbitan, dan lain-lain.
3. Kepuasan
Apa yang membuat Anda merasakan
kebahagiaan dan kepuasan dalam bekerja? Pekerjaan apa yang membuat Anda begitu
hanyut dan merasa tak ingin berhenti saat mengerjakannya? Bagi para atlet,
perasaan hanyut sering terjadi ketika mereka berolahraga. Sementara bagi para
ahli komputer, perasaan hanyut terjadi ketika mereka menghadapi piranti lunak.
Dalam keadaan hanyut, kita memang
menjadi sangat terfokus pada kesempatan untuk menggunakan bakat. Alhasil, pola
gelombang otak kita saat itu begitu mirip dengan pola gelombang otak ketika
kita tertidur lelap. Nah, sekarang apa yang membuat Anda terhanyut? Jika Anda belum
juga menemukan, pikirkan suatu kegiatan yang membuat Anda terlibat sepenuhnya.
Mungkin bakat Anda ada di sana.
4. Kebiasaan
Pernahkah Anda dipuji karena
kemampuan atau sikap Anda? Misalnya, orang menilai Anda sebagai karyawan yang
sangat teratur atau ide pemasaran Anda hebat, atau Anda pendengar yang baik,
dan lain sebagainya. Lewat komentar orang-orang di sekitar, Anda juga bisa
mengetahui kemampuan alami Anda.
Ketrampilan alami memang bisa muncul
dalam berbagai cara. Namun, kadang kita menganggapnya biasa saja karena
ketrampilan itu sudah sangat melekat sehingga hampir tak disadari kehadirannya.
Menemukan bakat tersembunyi
jauh lebih sederhana dari yang anda bayangkan. Menurut saya, setidaknya ada 5 cara mudah untuk menemukan
bakat tersenyembunyi anda;
1. Dengarkan orang lain – “Gajah di pelupuk
mata tidak kelihatan, kuman di seberang lautan kelihatan”. Ungkapan yang sama
juga berlaku dalam melihat bakat tersembunyi. Dibandingkan diri sendiri, orang
lain—seringkali—jauh lebih tahu dibandingkan anda. Besar kemungkinannya orang
lain sudah pernah (bahkan berkali-kali) mengatakan bahwa anda sangat menguasai
bidang tertentu. Hanya saja selama ini mungkin anda mengabaikannya—tidak
menganggap serius. Sekarang saatnya mulai mendengarkan.
2. Temukan sesuatu yang sangat
mudah dilakukan - Suatu saat
mungkin anda melihat seseorang [dengan jenis kelamin dan usia yang sama] begitu
kesulitan melakukan sesuatu, tetapi anda bisa melakukan aktifitas yang sama
dengan super mudah. Lain waktu, anda menemukan orang lain perlu ambil kursus
atau sekolah khusus untuk melakukan sesuatu tetapi anda bisa melakukan hal yang
sama dengan sangat mudah tanpa kursus atau sekolah khusus. Berarti aktifitas
tersebut adalah bakat tersembunyi anda.
3. Temukan sesuatu yang paling
anda nikmati – Bakat tersembunyi
sering kali menunjukan dirinya sendiri ke permukaan. Adakah majalah untuk topik
[atau komunitas penghobi] tertentu yang tidak bisa anda lewatkan? Atau suatu
aktifitas yang sangat ingin anda lakukan tetapi selama ini tidak karena keterbatasan
tertentu [waktu/biaya/alat]. Besar kemungkinan aktifitas tersebut adalah bakat
tersembunyi anda. Tidak ada jaminan pasti bahwa setiap yang anda sukai
merupakan bakat tersembunyi anda, tetapi kerap ada diantaranya.
4. Temukan sesuatu yang sering
anda bicarakan – Adakah topic
tertentu yang anda sadari atau tidak, selalu menjadi topik anda? Suatu ketika
mungkin anda membicarakan topik lain, tetapi ujung-ujungnya lari ke topik yang
biasa anda bicarakan lagi. Bisa jadi aktifitas yang ada dalam topik tersebut
adalah bakat tersembunyi anda, atau setidaknya terkait.
5. Tanyakan pada orang lain – Dalam banyak hal,
cara termudah dan tercepat untuk mengetahui sesuatu adalah dengan bertanya.
Tanya pada siapapun yang anda pikir bisa dan bersedia memberikan penilaian yang
obyektif. Tidak selalu orang terdekat [pacar/pasanga], bisa jadi mereka justru
paling tidak obyektif. Minta mereka mengabaikan kebiasaan-kebiasaan buruk anda,
yang anda butuhkan hanya kelebihan anda [anda tidak sedang merenungi hidup,
tetapi menggali bakat tersembunyi]. Sebisa mungkin usahakan dengan pertanyaan
langsung “menurut kamu, apa bakat aku?”. Tanyai mereka secara terpisah, catat.
Setelah semua jawaban terkumpul, perhatikan sesuatu yang paling sering
disebutkan [oleh orang berbeda]. Jika jumlah orang yang anda tanya cukup
banyak, saya yakin pasti ada sesuatu yang sering disebutkan. Anda boleh
tersenyum, karena 90% itu adalah bakat tersembunyi anda.
“So what?” mungkin anda
bertanya demikian.
Bakat tersembunyi
anda dapat diperguakan untuk mendukung kreatifitas anda, mulai dari hal
terkecil hingga urusan pekerjaan, bahkan wiraswasta. Bayangkan jika ternyata
anda berbakat untuk bidang tertentu, tetapi selama ini anda lebih banyak
berputar-putar dibidang lain. Itulah salah satu penyebab mengapa ada orang yang
pada masa tertentu tiba-tiba saja menjalankan bisnis yang tidak pernah
dilakukan sebelumnya, tetapi boom! Sukses. Karena mereka baru saja menemukan
dan menggunakan bakat tersembunyinya. Bakat tersembunyi bisa anda manfaatkan
untuk banyak hal, entah itu untuk membuat produk atau jasa yang ingin anda
kembangkan, bahkan untuk menambah jaringan hubungan.
Lebih dari itu, saat bakat
tersembunyi anda sudah tergali dan termanfaatkan dengan maksimal, segala
sesuatu yang anda lakukan akan berjalan dengan lebih efektif, usaha dan energi
teralokasi benar-benar pada sesuatu yang benar-benar merupakan kelebihan anda.
Saat bekerjapun anda tidak akan meresa bekerja, melainkan benar-benar merasa
sedang menjalani hidup. Hidup yang ringan, seimbang dan menyenangkan. ~Gusti Bob.
TES BAKAT DAN MINAT
MENGAPA IKUT TES INI?
Banyak anak-anak dan remaja usia sekolah mengalami kesulitan menentukan tujuan
hidup dan cita-cita, sehingga banyak diantara mereka yang memilih cara yang
mudah yaitu mengikuti pilihan orang tua dan mengabaikan bakat dan minat yang
sebenarnya mereka miliki. Hasilnya, banyak diantara mereka mengalami stress dan
depresi karena berada pada pilihan yang tidak sesuai.
TUJUAN
- Mengetahui bakat terpendam,
kualitas dan kemampuan diri pribadi
- Menemukan potensi diri
- Mengetahui faktor-faktor
penghambat kesuksesan dalam studi dan menemukan solusinya
- Menentukan jurusan (sekolah
dan kuliah)
HASIL REPORT
Orang tua dan siswa dapat melihat potret 6 dimensi dari diri siswa tersebut
yakni: intelektual, sosial, motivasional, emosional, psikologis dan interaksi
dari kelima yang telah disebutkan.
PESERTA TES
Minimum berusia 10 tahun
METODE
- Kombinasi metode kuantitif
dan kualitatif
- Menggunakan projective
technique
- Observasi
- Kuesioner
- Wawancara behavioral
DURASI
4-5 jam
Untuk info lebih
lanjut silahkan kirim email ke epsi@cbn.net.id
Mengenal Beberapa Tokoh Psikologi
Mempelajari ilmu
psikologi tentu belum terasa lengkap tanpa mengenal para tokoh yang menjadi
pendiri atau yang mempelopori berbagai teori psikologi yang digunakan saat ini.
Selain itu demi memenuhi banyak permintaan dari para pembaca, maka kami mencoba
untuk menguraikan riwayat singkat para tokoh psikologi dan hasil karya mereka.
|
Wilhelm Wundt dilahirkan di Neckarau pada tanggal 18
Agustus 1832 dan wafat di Leipzig pada tanggal 31 Agustus 1920. Wilhelm Wundt
seringkali dianggap sebagai bapak psikologi modern berkat jasanya mendirikan
laboratorium psikologi pertama kali di Leipzig. Ia mula-mula dikenal sebagai
seorang sosiolog, dokter, filsuf dan ahli hukum. Gelar kesarjanaan yang
dimilikinya adalah dari bidang hukum dan kedokteran. Ia dikenal sebagai
seorang ilmuwan yang banyak melakukan penelitian, termasuk penelitian tentang
proses sensory (suatu proses yang dikelola oleh panca indera).
Pada tahun 1875 ia pindah ke Leipzig, Jerman, dan pada
tahun 1879 ia dan murid-muridnya mendirikan laboratorium psikologi untuk
pertama kalinya di kota tersebut. Berdirinya laboratorium psikologi inilah
yang dianggap sebagai titik tolak berdirinya psikologi sebagai ilmu
pengetahuan yang terpisah dari ilmu-ilmu induknya (Ilmu Filsafat &
Ilmu Faal). Sebelum tahun 1879 memang orang sudah mengenal psikologi, tetapi
belum ada orang yang menyebut dirinya sarjana psikologi. Sarjana-sarjana yang
mempelajari psikologi umumnya adalah para filsuf, ahli ilmu faal atau dokter.
Wundt sendiri asalnya adalah seorang dokter, tetapi dengan berdirinya
laboratorium psikologinya, ia tidak lagi disebut sebagai dokter atau ahli
ilmu faal, karena ia mengadakan eksperimen-eksperimen dalam bidang psikologi
di laboratoriumnya.
Wundt mengabdikan diri selama 46 tahun sisa hidupnya
untuk melatih para psikolog dan menulis lebih dari 54.000 halaman laporan
penelitian dan teori. Buku-buku yang pernah ditulisnya antara lain: "Beitrage
Zur Theorie Der Sines Wahrnemung" (Persepsi yang dipengaruhi
kesadaran, 1862), "Grund zuge der Physiologischen
Psychologie" (Dasar fisiologis dari gejala-gejala psikologi,
1873) dan "Physiologische Psychologie".
|
Ivan Pavlov (1849
- 1936)
Ivan Petrovich Pavlov dilahirkan di
Rjasan pada tanggal 18 September 1849 dan wafat di Leningrad pada tanggal 27
Pebruari 1936. Ia sebenarnya bukanlah sarjana psikologi dan tidak mau disebut
sebagai ahli psikologi, karena ia adalah seorang sarjana ilmu faal yang
fanatik. Eksperimen Pavlov yang sangat terkenal di bidang psikologi
dimulai ketika ia melakukan studi tentang pencernaan. Dalam penelitian
tersebut ia melihat bahwa subyek penelitiannya (seekor anjing) akan
mengeluarkan air liur sebagai respons atas munculnya makanan. Ia kemudian
mengeksplorasi fenomena ini dan kemudian mengembangkan satu studi perilaku (behavioral
study) yang dikondisikan, yang dikenal dengan teori Classical
Conditioning. Menurut teori ini, ketika makanan (makanan disebut
sebagai the unconditioned or unlearned stimulus - stimulus
yang tidak dikondisikan atau tidak dipelajari) dipasangkan atau
diikutsertakan dengan bunyi bel (bunyi bel disebut sebagai the
conditioned or learned stimulus - stimulus yang dikondisikan atau
dipelajari), maka bunyi bel akan menghasilkan respons yang sama, yaitu
keluarnya air liur dari si anjing percobaan. Hasil karyanya ini bahkan
menghantarkannya menjadi pemenang hadiah Nobel. Selain itu teori ini
merupakan dasar bagi perkembangan aliran psikologi behaviourisme,
sekaligus meletakkan dasar-dasar bagi penelitian mengenai proses belajar
dan pengembangan teori-teori tentang belajar.
|
Emil Kraepelin
(1856 - 1926)
Emil Kraepelin dilahirkan pada
tanggal 15 Pebruari 1856 di Neustrelitz dan wafat pada tanggal 7 Oktober 1926
di Munich. Ia menajdi dokter di Wurzburg tahun 1878, lalu menjadi dokter di
rumah sakit jiwa Munich. Pada tahun 1882 ia pindah ke Leipzig untuk bekerja
dengan Wundt yang pernah menjadi kawannya semasa mahasiswa. Dari tahun 1903
sampai meninggalnya, ia menjadi profesor psikiatri di klinik psikiatri di
Munich dan sekaligus menjadi direktur klinik tersebut. Emil Kraepelin adalah
psikiatris yang mempelajari gambaran dan klasifikasi penyakit-penyakit
kejiwaan, yang akhirnya menjadi dasar penggolongan penyakit-penyakit kejiwaan
yang disebut sebagai Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders
(DSM), diterbitkan oleh American Psychiatric Association (APA). Emil
Kraepelin percaya bahwa jika klasifikasi gejala-gejala penyakit kejiwaan
dapat diidentifikasi maka asal usul dan penyebab penyakit kejiwaan tersebut
akan lebih mudah diteliti. Kraepelin menjadi terkenal terutama karena
penggolongannya mengenai penyakit kejiwaan yang disebut psikosis. Ia membagi
psikosis dalam dua golongan utama yaitu dimentia praecox dan psikosis
manic-depresif. Dimentia praecox merupakan gejala awal dari penyakit kejiwaan
yang disebut schizophrenia. Kraepelin juga dikenal sebagai tokoh yang pertama
kali menggunakan metode psikologi pada pemeriksaan psikiatri, antara lain
menggunakan test psikologi untuk mengetahui adanya kelainan-kelainan
kejiwaan. Salah satu test yang diciptakannya di kenal dengan nama test
Kraepelin. Test tersebut banyak digunakan oleh para sarjana psikologi di
Indonesia pada era tahun 1980an.
|
|
Sigmund Freud dilahirkan pada tanggal 6 Mei 1856 di
Freiberg (Austria), pada masa bangkitnya Hitler, dan wafat di London pada
tanggal 23 September 1939. Ia adalah seorang Jerman keturunan Yahudi. Pada
usia 4 tahun ia dan keluarga pindah ke Viena, dimana ia menghabiskan sebagian
besar masa hidupnya. Meskipun keluarganya adalah Yahudi namun Freud
menganggap bahwa dirinya adalah atheist.
Semasa muda ia merupakan anak favorit ibunya. Dia adalah
satu-satunya anak (dari tujuh bersaudara) yang memiliki lampu baca (sementara
yang lain hanya menggunakan lilin sebagai penerang) untuk membaca pada malam
hari dan satu-satunya anak yang diberi sebuah kamar dan perabotan cukup
memadai untuk menunjang keberhasilan sekolahnya. Freud dikenal sebagai
seorang pelajar yang jenius, menguasai 8 (delapan) bahasa dan
menyelesaikan sekolah kedokteran pada usia 30 tahun. Setelah lulus ia
memutuskan untuk membuka praktek di bidang neurologi.
Pada tahun 1900, Freud menerbitkan sebuah buku yang
menjadi tonggak lahirnya aliran psikologi psikoanalisa. Buku tersebut
berjudul Interpretation of Dreams yang masih dikenal sampai
hari ini. Dalam buku ini Freud memperkenalkan konsep yang disebut "unconscious
mind" (alam ketidaksadaran). Selama periode 1901-1905 dia
menerbitkan beberapa buku, tiga diantaranya adalah The
Psychopathology of Everyday Life (1901), Three Essays on Sexuality (1905), dan Jokes
and Their relation to the Unconscious (1905).
Pada tahun 1902 dia diangkat sebagai profesor di
University of Viena dan saat ini namanya mulai mendunia. Pada tahun 1905 ia
mengejutkan dunia dengan teori perkembangan psikoseksual (Theory of
Psychosexual Development) yang mengatakan bahwa seksualitas adalah
faktor pendorong terkuat untuk melakukan sesuatu dan bahwa pada masa balita
pun anak-anak mengalami ketertarikan dan kebutuhan seksual. Beberapa komponen
teori Freud yang sangat terkenal adalah:
- The Oedipal Complex, dimana anak menjadi tertarik pada
ibunya dan mencoba mengidentifikasi diri seperti sang ayahnya demi
mendapatkan perhatian dari ibu
- Konsep Id, Ego, dan Superego
- Mekanisme pertahanan diri (ego
defense mechanisms)
Istilah psikoanalisa yang dikemukakan Freud sebenarnya memiliki
beberapa makna yaitu: (1) sebagai sebuah teori kepribadian dan psikopatologi,
(2) sebuah metode terapi untuk gangguan-gangguan kepribadian, dan (3) suatu
teknik untuk menginvestigasi pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan individu
yang tidak disadari oleh individu itu sendiri.
Sejak the Psychoanalytic Society (Perhimpunan
Masyarakat Psikoanalisa) didirikan pada tahun 1906, maka muncul beberapa ahli
psikologi yang dua diantaranya adalah Alfred Adler dan Carl Jung. Pada tahun
1909 Freud mulai dikenal di seluruh dunia ketika ia melakukan perjalanan ke
USA untuk menyelenggarkan Konferensi International pertama kalinya.
Freud dikenal sebagai seorang perokok berat yang
akhirnya menyebabkan dia terkena kanker pada tahun 1923 dan memaksanya untuk
melakukan lebih dari 30 kali operasi selama kurang lebih 16 tahun. Pada tahun
1933, partai Nazy di Jerman melakukan pembakaran terhadap buku-buku yang
ditulis oleh Freud. Dan ketika Jerman menginvasi Austria tahun 1938, Freud
terpaksa melarikan diri ke Inggris dan akhirnya meninggal di sana setahun
kemudian.
|
|
Alfred Binet dikenal sebagai seorang psikolog dan juga
pengacara (ahli hukum). Hasil karya terbesar dari Alfred Binet di bidang
psikologi adalah apa yang sekarang ini dikenal dengan Intelligence
Quotient atau IQ. Sebagai anggota komisi
investigasi masalah-masalah pendidikan di Perancis, Alfred Binet
mengembangkan sebuah test untuk mengukur usia mental (the mental age atau
MA) anak-anak yang akan masuk sekolah. Usia mental tersebut merujuk pada
kemampuan mental anak pada saat ditest dibandingkan pada anak-anak lain di
usia yang berbeda. Dengan kata lain, jika seorang anak dapat menyelesaikan
suatu test atau memberikan respons secara tepat terhadap
pertanyaan-pertanyaan yang diperuntukan bagi anak berusia 8 (delapan) maka ia
dikatakan telah memiliki usia mental 8 (delapan) tahun.
Test yang dikembangkan oleh Binet merupakan test
intelegensi yang pertama, meskipun kemudian konsep usia mental mengalami
revisi sebanyak dua kali sebelum dijadikan dasar dalam test IQ. Pada tahun
1914, tiga tahun setelah Binet wafat, seorang psikolog Jerman, William Stern,
mengusulkan bahwa dengan membagi usia mental anak dengan usia kronological (Chronological
Age atau CA), maka akan lebih memudahkan untuk memahami apa yang
dimaksud "Intelligence Quotient". Rumus ini kemudian direvisi oleh
Lewis Terman, dari Stanford University, yang mengembangkan test untuk
orang-orang Amerika. Lewis mengalikan formula yang dikembangkan Stern dengan
angka 100. Perhitungan statistik inilah yang kemudian menjadi definisi atau
rumus untuk menentukan Intelligensi seseorang: IQ=MA/CA*100. Test
IQ inilah yang dikemudian hari dinamai Stanford-Binet
Intelligence Test yang masih sangat populer sampai dengan hari ini.
|
Alfred Adler(1870
- 1937)
Alfred Adler dilahirkan pada tanggal 7 Pebruari 1870 di Viena (Austria) dan
wafat pada tanggal 28 Mei 1937 di Aberdeen (Skotlandia). Ia adalah seorang
Yahudi yang lahir dari keluarga yang termasuk dalam status sosial ekonomi
kelas menengah pada saat itu. Semasa muda Adler mengalami masa-masa yang
sangat sulit. Ketika ia berusia 5 tahun ia terkena penyakit pneumonia (radang
paru-paru) yang menurut dokter hampir mustahil untuk disembuhkan. Ketika
mendengar kabar tersebut, Adler berjanji jika ia bisa sembuh maka ia akan
menjadi dokter dan bertekad untuk memerangi penyakit yang mematikan tersebut.
Akhirnya pada tahun 1895, setelah dinyatakan sembuh dari penyakitnya, ia
benar-benar mewujudkan tekadnya dan berhasil meraih gelar sarjana kedokteran
dari University of Vienna. Ia akhirnya dikenal sebagai seorang ahli penyakit
dalam. Tahun 1898, ia menulis buku pertamanya yang memfokuskan pada
pendekatan kemanusiaan dan penyakit dari sudut pandang individu sebagai
pribadi bukan membagi-baginya menjadi gejala, insting, atau
dorongan-dorongan. Pada tahun 1902, ia mendapat tawaran kerjasama dari Freud
untuk bergabung dalam kelompok diskusi untuk membahas masalah psikopatologi.
Adler akhirnya ikut bergabung dan kemudian menjadi pengikut setia Freud,
namun hubungan tersebut tidak berlangsung lama. Pada tahun 1907, Adler
menulis sebuah paper berjudul "Organ Inferiority" yang menjadi
pemicu rusaknya hubungan Freud dengan Adler. Dalam tulisan tersebut Adler
mengatakan bahwa setiap manusia pada dasarnya mempunyai kelemahan organis.
Berbeda dengan hewan, manusia tidak dilengkapi dengan alat-alat tubuh untuk
melawan alam. Kelemahan-kelemahan organis inilah yang justru membuat manusia
lebih unggul dari makhluk-makhluk lainnya, karena mendorong manusia untuk
melakukan kompensasi (menutupi kelemahan). Adler juga tidak sependapat dengan
teori psikoseksual Freud. Pada tahun 1911, Adler meninggalkan kelompok
diskusi, bersama dengan delapan orang koleganya, dan mendirikan sekolah
sendiri. Sejak itu ia tidak pernah bertemu lagi dengan Freud.
|
|
Carl Gustav Jung
dilahirkan pada tanggal 26 Juli 1875 di Kesswyl (Switzerland) dan wafat pada
tanggal 6 Juni 1961 di Kusnacht (Switzerland). Dimasa kanak-kanak Jung sudah
sangat terkesan dengan mimpi, visi supernatural, dan fantasi. Ia
menyakini bahwa dirinya memiliki informasi rahasia tentang masa depan dan
berfantasi bahwa dirinya merupakan dua orang yang berbeda.
Jung lulus dari
fakultas kedokteran di University of Basel dengan spesialisasi di bidang
psikiatri pada tahun 1900. Pada tahun yang sama ia bekerja sebagai assistant di
rumah sakit jiwa Zurich yang membuatnya tertarik untuk mengetahui lebih jauh
tentang kehidupan para pasien schizophrenic yang akhirnya
membawa Jung melakukan kontak dengan Freud. Setelah membaca tulisan Freud
yang berjudul Interpretation of Dreams, Jung mulai melakukan
korespondensi dengan Freud. Akhirnya mereka bertemu di rumah Freud di
Vienna tahun 1907. Dalam pertemuan tersebut Freud begitu terkesan dengan
kemampuan intelektual Jung dan percaya bahwa Jung dapat menjadi juru bicara
bagi kepentingan psikoanalisa karena ia bukan orang Yahudi. Jung juga
dianggap sebagai orang yang patut menjadi penerus Freud dan berkat dukungan
Freud Jung kemudian terpilih sebagai presiden pertama International Psychoanalytic
Association pada tahun 1910. Namun pada tahun 1913, hubungan Jung
dan Freud menjadi retak. Tahun berikutnya, Jung mengundurkan diri sebagai
presiden dan bahkan keluar dari keanggotaan assosiasi tersebut. Sejak saat
itu Jung dan Freud tidak pernah saling bertemu.
|
|
John Broades
Watson dilahirkan di Greenville pada tanggal 9 Januari 1878 dan wafat di New
York City pada tanggal 25 September 1958. Ia mempelajari ilmu filsafat di
University of Chicago dan memperoleh gelar Ph.D pada tahun 1903 dengan
disertasi berjudul "Animal Education". Watson dikenal
sebagai ilmuwan yang banyak melakukan penyelidikan tentang psikologi
binatang.
Pada tahun 1908
ia menjadi profesor dalam psikologi eksperimenal dan psikologi komparatif di
John Hopkins University di Baltimore dan sekaligus menjadi direktur
laboratorium psikologi di universitas tersebut. Antara tahun 1920-1945 ia
meninggalkan universitas dan bekerja dalam bidang psikologi konsumen.
John Watson
dikenal sebagai pendiri aliran behaviorisme di Amerika Serikat. Karyanya yang
paling dikenal adalah"Psychology as the Behaviourist view
it" (1913). Menurut Watson dalam beberapa karyanya, psikologi
haruslah menjadi ilmu yang obyektif, oleh karena itu ia tidak mengakui adanya
kesadaran yang hanya diteliti melalui metode introspeksi. Watson juga
berpendapat bahwa psikologi harus dipelajari seperti orang mempelajari ilmu
pasti atau ilmu alam. Oleh karena itu, psikologi harus dibatasi dengan ketat
pada penyelidikan-penyelidikan tentang tingkahlaku yang nyata saja. Meskipun
banyak kritik terhadap pendapat Watson, namun harus diakui bahwa peran Watson
tetap dianggap penting, karena melalui dia berkembang metode-metode obyektif
dalam psikologi.
Peran Watson
dalam bidang pendidikan juga cukup penting. Ia menekankan pentingnya
pendidikan dalam perkembangan tingkahlaku. Ia percaya bahwa dengan memberikan
kondisioning tertentu dalam proses pendidikan, maka akan dapat membuat
seorang anak mempunyai sifat-sifat tertentu. Ia bahkan memberikan ucapan yang
sangat ekstrim untuk mendukung pendapatnya tersebut, dengan mengatakan:
"Berikan kepada saya sepuluh orang anak, maka saya akan jadikan ke
sepuluh anak itu sesuai dengan kehendak saya".
|
|
Max Wertheimer
dilahirkan di Praha pada tanggal 15 April 1880 dan wafat pada tanggal 12
Oktober 1943 di New York. Max Wertheimer dianggap sebagai pendiri psikologi
Gestalt bersama-sama dengan Wolfgang Kohler dan Kurt Koffka. Max
mempelajari imu hukum selama beberapa tahun sebelum akhirnya dia mendapatkan
gelar Ph.D. di bidang psikologi. Dia kemudian diangkat menjadi professor dan
sempat bekerja di beberapa universitas di Jerman sebelum hijrah ke Amerika
Serikat karena terjadi perang di benua Eropa pada tahun 1934. Di Amerika ia
bekerja di New School for Research di New York city sampai akhir hayatnya.
Pada tahun 1910,
ketika berusia 30 tahun, Max memperlihatkan ketertarikannya untuk meneliti
tentang persepsi setelah ia melihat sebuah alat yang disebut "stroboscope" (benda
berbentuk kotak yang diberi alat untuk melihat ke dalamkotak tersebut) di
toko mainan anak-anak. Setelah melakukan beberapa penelitian dengan
alat tersebut, dia mengembangkan teori tentang persepsi yang sering disebut
dengan teori Gestalt.
Dalam bukunya
yang berjudul "Investigation of Gestalt Theory" (1923),
Wertheimer mengemukakan hukum-hukum Gestalt sebagai berikut:
- Hukum Kedekatan (law
of proximity): hal-hal yang saling berdekatan dalam waktu atau
tempat cenderung dianggap sebagai suatu totalitas.
- Hukum Ketertutupan (law of
closure): Hal-hal yang cenderung menutup akan membentuk kesan totalitas
tersendiri.
- Hukum Kesamaan (law of
equivalence): hal-hal yang mirip satu sama lain, cenderung kita
persepsikan sebagai suatu kelompok atau suatu totalitas.
|
|
Henry Alexander
Murray dilahirkan di New York pada tanggal 13 Mei 1893 dan meninggal pada
tahun 1988. Sama seperti pandangan psikoanalisa, Henry Murray juga
berpendapat bahwa kepribadian akan dapat lebih mudah dipahami dengan cara
menyelidiki alam ketidaksadaran seseorang (unconscious mind).
Murray menjadi professor psikologi di Harvard University dan mengajar disana
lebih dari 30 tahun.
Peranan Murray di
bidang psikologi adalah dalam bidang diagnosa kepribadian dan teori
kepribadian. Hasil karya terbesarnya yang sangat terkenal adalah teknik
evaluasi kepribadian dengan metode proyeksi yang disebut dengan"Thematic
Apperception Test (TAT)". Test TAT ini terdiri dari beberapa
buah gambar yang setiap gambar mencerminkan suatu situasi dengan suasana
tertentu. Gambar-gambar ini satu per satu ditunjukkan kepada orang yang
diperiksa dan orang itu diminta untuk menyampaikan pendapatnya atau kesannya
terhadap gambar tersebut. Secara teoritis dikatakan bahwa orang yang melihat
gambar-gambar dalam test itu akan memproyeksikan isi kepribadiannya dalam
cerita-ceritanya.
|
|
Jean Piaget
dilahirkan di Neuchatel (Switzerland) pada tahun 1896 dan meninggal di Geneva
dalam usia 84 tahun pada tahun 1981. Pada usia 10 tahun ia sudah memulai
karirnya sebagai peneliti dan penulis. Piaget sangat tertarik pada ilmu
biology dan ia menulis paper tentang albino sparrow (burung
gereja albino) yang semakin membuatnya tertarik untuk
mendalami ilmu alam.
Piaget memperoleh
gelar Ph.D pada tahun 1918 di universitas Neuchatel dalam bidang ilmu hewan.
Pada tahun 1925 ia mulai menunjukkan minatnya pada bidang filsafat dan pada
tahun 1929 ia diangkat menjadi profesor dalam "Scientific
Thought" di Jeneva. Ia mulai terjun dalam dunia psikologi pada
tahun 1940 dengan menjadi direktur laboratorium psikologi di Universitas
Jeneva. Lalu kemudian ia juga terpilih sebagai ketua dari "Swiss
Society for Psychologie".
Piaget adalah
seorang tokoh yang amat penting dalam bidang psikologi perkembangan.
Teori-teorinya dalam psikologi perkembangan yang mengutamakan unsur kesadaran
(kognitif) masih dianut oleh banyak orang sampai hari ini. Teori-teori,
metode-metode dan bidang-bidang penelitian yang dilakukan Piaget dianggap
sangat orisinil, tidak sekedar melanjutkan hal-hal yang sudah terlebih dahulu
ditemukan orang lain.
Selama masa
jabatannya sebagai profesor di bidang psikologi anak, Piaget banyak melakukan
penelitian tentangGenetic Epistemology (ilmu pengetahuan
tentang genetik). Ketertarikan Piaget untuk menyelidiki peran genetik dan
perkembangan anak, akhirnya menghasilkan suatu mahakarya yang dikenal dengan
nama Theory of Cognitive Development (Teori
Perkembangan Kognitif).
Dalam teori
perkembangan kognitif, Piaget mengemukakan tahap-tahap yang harus dilalui
seorang anak dalam mencapai tingkatan perkembangan proses berpikir formal.
Teori ini tidak hanya diterima secara luas dalam bidang psikologi tetapi juga
sangat besar pengaruhnya di bidang pendidikan.
|
|
Carl Rogers (1902 - 1987)
Carl Ransom Rogers dilahirkan di Oak Park, Illinois, pada tahun 1902 dan
wafat di LaJolla, California, pada tahun 1987. Semasa mudanya, Rogers tidak
memiliki banyak teman sehingga ia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk
membaca. Dia membaca buku apa saja yang ditemuinya termasuk kamus dan
ensiklopedi, meskipun ia sebenarnya sangat menyukai buku-buku petualangan. Ia
pernah belajar di bidang agrikultural dan sejarah di University of Wisconsin.
Pada tahun 1928 ia memperoleh gelar Master di bidang psikologi dari Columbia
University dan kemudian memperoleh gelar Ph.D di dibidang psikologi klinis
pada tahun 1931.
Pada tahun 1931, Rogers bekerja di Child Study Department of the Society for
the prevention of Cruelty to Children (bagian studi tentang anak pada perhimpunan
pencegahan kekerasan tehadap anak) di Rochester, NY. Pada masa-masa
berikutnya ia sibuk membantu anak-anak bermasalah/nakal dengan menggunakan
metode-metode psikologi. Pada tahun 1939, ia menerbitkan satu tulisan
berjudul "The Clinical Treatment of the Problem Child", yang
membuatnya mendapatkan tawaran sebagai profesor pada fakultas psikologi di
Ohio State University. Dan pada tahun 1942, Rogers menjabat sebagai ketua
dari American Psychological Society.
Carl Rogers adalah seorang psikolog humanistik yang menekankan perlunya sikap
saling menghargai dan tanpa prasangka (antara klien dan terapist) dalam
membantu individu mengatasi masalah-masalah kehidupannya. Rogers menyakini
bahwa klien sebenarnya memiliki jawaban atas permasalahan yang dihadapinya
dan tugas terapist hanya membimbing klien menemukan jawaban yang benar.
Menurut Rogers, teknik-teknik assessment dan pendapat para terapist bukanlah
hal yang penting dalam melakukan treatment kepada klien.
Hasil karya Rogers yang paling terkenal dan masih menjadi literatur sampai
hari ini adalah metode konseling yang disebut Client-Centered Therapy. Dua
buah bukunya yang juga sangat terkenal adalah Client-Centered Therapy(1951)
dan On Becoming a Person (1961).
|
Erik Erikson
(1902 - 1994)
Erik Homburger Erikson dilahirkan di Frankfurt, Jerman, pada tahun 1902.
Ayahnya adalah seorang keturunan Denmark dan Ibunya seorang Yahudi. Erikson
belajar psikologi pada Anna Freud (putri dari Sigmund Freud) di Vienna
Psycholoanalytic Institute selama kurun waktu tahun 1927-1933. Pada tahun
1933 Erikson pindah ke Denmark dan disana ia mendirikan pusat pelatihan
psikoanalisa (psychoanalytic training center). Pada tahun 1939 ia pindah ke
Amerika serikat dan menjadi warga negara tersebut, dimana ia sempat mengajar
di beberapa universitas terkenal seperti Harvard, Yale, dan University of
California di Berkley.
Erik Erikson sangat dikenal dengan tulisan-tulisannya di bidang psikologi
anak. Berangkat dari teori tahap-tahap perkembangan psikoseksual dari Freud
yang lebih menekankan pada dorongan-dorongan seksual, Erikson mengembangkan
teori tersebut dengan menekankan pada aspek-aspek perkembangan sosial. Dia
mengembangkan teori yang disebut theory of Psychosocial Development (teori
perkembangan psikososial) dimana ia membagi tahap-tahap perkembangan manusia
menjadi delapan tahapan.
Beberapa buku yang pernah ditulis oleh Erikson dan mendapat sambutan luar
biasa dari masyarakat, diantaranya adalah: (1) Young Man Luther: A Study in
Psychoanalysis and History (1958), (2) Insight and Responsibility (1964), dan
Identity: Youth and Crisis (1968).
|
Burrhus F.
Skinner (1904 - 1990)
Burrhus Frederic Skinner dilahirkan
di sebuah kota kecil bernama Susquehanna, Pennsylvania, pada tahun 1904 dan
wafat pada tahun 1990 setelah terserang penyakit leukemia. Skinner dibesarkan
dalam keluarga sederhana, penuh disiplin dan pekerja keras. Ayahnya adalah
seorang jaksa dan ibunya seorang ibu rumah tangga.
Skinner mendapat gelar Bachelor di Inggris dan berharap bahwa dirinya dapat
menjadi penulis. Semasa bersekolah memang ia sudah menulis untuk sekolahnya,
tetapi ia menempatkan dirinya sebagai outsider (orang luar), menjadi atheist,
dan sering mengkritik sekolahnya dan agama yang menjadi panutan sekolah
tersebut. Setelah lulus dari sekolah tersebut, ia pindah ke Greenwich Village
di New York City dan masih berharap untuk dapat menjadi penulis dan bekerja
di sebuah surat kabar.
Pada tahun 1931, Skinner menyelesaikan sekolahnya dan memperoleh gelar
sarjana psikologi dari Harvard University. Setahun kemudian ia juga
memperoleh gelar doktor (Ph.D) untuk bidang yang sama. Pada tahun 1945, ia
menjadi ketua fakultas psikologi di Indiana University dan tiga tahun
kemudian ia pindah ke Harvard dan mengajar di sana sepanjang karirnya.
Meskipun Skinner tidak pernah benar-benar menjadi penulis di surat kabar
seperti yang diimpikannya, ia merupakan salah satu psikolog yang paling
banyak menerbitkan buku maupun artikel tentang teori perilaku/tingkahlaku,
reinforcement dan teori-teori belajar.
Skinner adalah salah satu psikolog yang tidak sependapat dengan Freud.
Menurut Skinner meneliti ketidaksadaran dan motif tersembunyi adalah suatu
hal yang percuma karena sesuatu yang bisa diteliti dan diselidiki hanya
perilaku yang tampak/terlihat. Oleh karena itu, ia juga tidak menerima konsep
tentang self-actualization dari Maslow dengan alasan hal tersebut merupakan
suatu ide yang abstrak belaka.
Skinner memfokuskan penelitian tentang perilaku dan menghabiskan karirnya
untuk mengembangkan teori tentang Reinforcement. Dia percaya bahwa
perkembangan kepribadian seseorang, atau perilaku yang terjadi adalah sebagai
akibat dari respond terhadap adanya kejadian eksternal. Dengan kata lain,
kita menjadi seperti apa yang kita inginkan karena mendapatkan reward dari apa
yang kita inginkan tersebut. Bagi Skinner hal yang paling penting untuk
membentuk kepribadian seseorang adalah melalui Reward & Punishment.
Pendapat ini tentu saja amat mengabaikan unsur-unsur seperti emosi, pikiran
dan kebebasan untuk memilih sehingga Skinner menerima banyak kritik.
|
|
Abraham Maslow dilahirkan di Brooklyn, New York, pada
tahun 1908 dan wafat pada tahun 1970 dalam usia 62 tahun. Maslow dibesarkan
dalam keluarga Yahudi dan merupakan anak tertua dari tujuh bersaudara. Masa
muda Maslow berjalan dengan tidak menyenangkan karena hubungannya yang buruk
dengan kedua orangtuanya. Semasa kanak-kanak dan remaja Maslow merasa bahwa
dirinya amat menderita dengan perlakuan orangtuanya, terutama ibunya.
Keluarga Maslow amat berharap bahwa ia dapat meraih
sukses melalui dunia pendidikan. Untuk menyenangkan kemauan ayahnya, Maslow
sempat belajar di bidang Hukum tetapi kemudian tidak dilanjutkannya. Ia
akhirnya mengambil bidang studi psikologi di University of Wisconsin, dimana
ia memperoleh gelar Bachelor tahun 1930, Master tahun 1931, dan Ph.D pada
tahun 1934.
Abraham Maslow dikenal sebagai pelopor aliran psikologi
humanistik. Maslow percaya bahwa manusia tergerak untuk memahami dan menerima
dirinya sebisa mungkin. Teorinya yang sangat terkenal sampai dengan
hari ini adalah teori tentang Hierarchy of Needs (Hirarki
Kebutuhan). Menurut Maslow, manusia termotivasi untuk memenuhi
kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Kebutuhan-kebutuhan tersebut memiliki tingkatan
atau hirarki, mulai dari yang paling rendah (bersifat dasar/fisiologis)
sampai yang paling tinggi (aktualisasi diri). Adapun hirarki kebutuhan
tersebut adalah sebagai berikut:
|
Kebutuhan untuk aktualisasi diri
|
|
Kebutuhan untuk dicintai dan
disayangi
|
|
Kebutuhan akan rasa aman dan
tentram
|
|
Kebutuhan fisiologis / dasar
|
Hirarki Kebutuhan Maslow
|
Hans Eysenck
(1916 - 1997)
Hans Jurgen Eysenck dilahirkan di Berlin, Jerman, pada tahun 1916. Kedua
orangtuanya adalah selebritis yang sangat berharap bahwa Eysenck kelak dapat
menjadi seorang aktor. Pada usia 2 tahun Eysenck terpaksa dibesarkan oleh
neneknya karena orangtuanya bercerai. Setelah tamat SMU Eysenck memutuskan
untuk melanjutkan sekolah di luar negeri karena ia merasa tidak senang dengan
Regim Nazi. Ia memang meninggalkan Jerman dan akhirnya menetap di Inggris,
dimana ia memperoleh gelar Ph.D. di bidang psikologi dari University of
London. Sejak saat itu ia telah menulis lebih dari 50 buku dan 600 artikel
penelitian dengan berbagai topik. Oleh sebab itu, oleh para pengkritiknya ia
sering dianggap sebagai seorang yang serba bisa dan ahli membuat teori
(meskipun banyak juga teori yang didukung oleh hasil penelitiannya). Eysenck
adalah seorang ahli teori biologi dan hal ini membuatnya terinspirasi untuk
melakukan penelitian pada komponen-komponen biologis dari kepribadian. Dia
mengatakan bahwa intelegensi merupakan sesuatu yang diturunkan sejak lahir.
Ia juga memperkenalkan konsep ekstroversi (introversi-ekstraversi) dan
neurotisme (neurotik-stabil) sebagai dua dimensi dasar kepribadian. Dia
percaya bahwa karakteristik kepribadian dapat diuraikan berdasarkan dua
dimensi tersebut, yang disebutnya dengan "Supertraits".
|
Albert Bandura
(1925 - )
Albert Bandura dilahirkan pada
tahun 1925 di Alberta, Canada. Dia memperoleh gelar Master di bidang
psikologi pada tahun 1951 dan setahun kemudian ia juga meraih gelar doktor
(Ph.D). Setahun setelah lulus, ia bekerja di Standford University.
Albert Bandura sangat terkenal dengan teori pembelajaran sosial (Social Learning
Theory), salah satu konsep dalam aliran behaviorisme yang menekankan pada
komponen kognitif dari pikiran, pemahaman dan evaluasi. Albert Bandura
menjabat sebagai ketua APA pada tahun 1974 dan pernah dianugerahi penghargaan
Distinguished Scientist Award pada tahun 1972.
|